Bisnis

Wartawan Tempo Juara 1 Lomba Karya Tulis Disabilitas Lembaga Pers Dr Soetomo

Wartawan Koran Tempo Praga Utama menjuarai lomba karya tulis disabilitas dan media massa bertajuk ‘Menggali Potensi Mengukir Karya’ yang digelar Lembaga Pers Dr Soetomo untuk kategori wartawan atau jurnalis.

Dalam ajang tersebut, Praga mendaftarkan tulisan berjudul ‘Mereka Berdaya di Tengah Keterbatasan’ yang terbit pada 2 Mei 2021. “Tulisan ini bercerita tentang teman-teman disabilitas yang mampu berdaya dan mandiri, karena mereka mendapatkan kesempatan untuk membuktikan potensi dan kemampuan masing-masing,” ujar Praga kepada Tempo, Sabtu, 24 Juli 2021.

Dalam tulisan tersebut, Praga menceritakan kisah Achmad Zulkarnain, seorang fotografer disabilitas tunadaksa yang karya-karyanya diakui di tingkat nasional hingga internasional. Tulisan itu menceritakan bagaimana Achmad berjuang sampai bisa menjadi fotografer profesional.

Pandemi menjadi salah satu kendala yang dihadapi Praga dalam mengerjakan tulisan tersebut. Pasalnya, menurut dia, situasi pagebluk membuat wawancara harus dilakukan tanpa bertemu langsung.

“Kendalanya hanya harus menghubungi orang-orang tanpa bisa ketemu langsung dengan narasumber, jadi sebetulnya kurang puas dengan hasil tulisan yang kurang reportase,” tutur dia.

Lomba karya tulis itu digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke 33 Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS). Hadiah senilai total Rp 33 juta diberikan kepada sembilan pemenang Lomba Karya Tulis tersebut.

Lomba ini diikuti oleh tiga kategori peserta, yakni wartawan, disabilitas, dan umum. Sebelum lomba, LPDS menyelenggarakan pelatihan menulis tentang disabilitas secara gratis.

Pada kategori jurnalis, selain Praga yang meraih juara I, tempat kedua diisi oleh jurnalis Harian Pontianak Post Hariyanto Sagiya dengan tulisan berjudul ‘Bahagia Membuat Orang Lain Bahagia’. Adapun posisi ketiga diraih oleh jurnalis Harian Singgalang Yuniswa dengan tulisan berjudul ‘Silvia, Kebaikan untuk Kita Bersama’.

LPDS menjelaskan bahwa tema disabilitas dipilih mengingat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 30,38 juta jiwa atau 14,2 persen dari penduduk.

“Jika selama ini penyandang disabilitas belum banyak mendapat perhatian, kini saatnya media massa mengangkat dan memberdayakan mereka melalui tulisan-tulisan yang penuh simpati dan empati, serta menginspirasi,” dinukil dari siaran pers LPDS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.